Senin, 25 Maret 2013

Alasan kenapa acara TV Indonesia tidak bikin pinter

Inilah Alasan Kenapa Acara TV Indonesia Tidak Bikin Pinter Televisi, atau yang biasa disebut dengan TV merupakan media digital yang mudah diakses oleh siapapun. Hanya dengan mengetahui cara menyalakan TV, seseorang bisa langsung menerima informasi-informasi yang ditawarkan oleh saluran-saluran yang tersedia (harus ada yang bisa masang antena juga sih). Nah tapi kemudahan untuk mengakses TV ininggak melulu baik lho ternyata! Banyak informasi gak mutu yang terus-terusan membombardir penonton. Gak bikin pinter gitu deh. Nih contoh-contoh permasalahan di TV Indonesia yang gak bikin penontonnya pinter. 1. Yang Cantik/Ganteng Hidupnya Enak Sejak dimulainya acara-acara komedi di TV, apapun formatnya, di situ kita selalu melihat bahwa yang mukanya minus selalu diceng-cengin melulu dan yang tampangnya bagusan tidak pernah jadi bahan ledekan. Semakin kesini,bercandaannya semakin murah, misalnya yang tampangnya minus digebukin pake gabus gitu. Nah lagi-lagi yang ganteng atau cantik nggak kena gebuk. Biasanya sih mereka gak lucu dan bener-bener jadi pemanis acara doang. Kejadian ini tidak benar, saudara-saudara. Di dunia perledekan, semua orang harusnya kena ledek! 2. Kekerasan Boleh Diekspos, Kasih Sayang Tidak Kalo nonton berita, kejadian-kejadian brutal seperti orang dipukulin, ditusuk atau dibacok itu cuma disensor sebagian. Kalo istilahkerennya, di- pixelate . Tapi giliran dalam film ada adegan di mana suami-istri yang sudah puluhan tahun bersama mau ciuman, sensornya bukan cuma di- pixelate , tapi dipotong seluruh scene. Alasannya standar, takut anak kecil nonton adegan ‘dewasa’. Lah terus anak kecil boleh gitu nonton orang ditusuk? 3. Seniman Itu Pasti Kucel Masuk ke ranah infotaiment. Bintang film/sinetron Indonesia pasti akan dilabeli dengan sebutan “artis”. Begitu juga dengan penyanyi, pemain band pop, pokoknya yang tongkrongannya enak dilihat itu dianggap pantas menyandang gelar “artis”. Nah nanti giliran orang yang bergerak didunia seni macam pelukis, pemahat, penyair yang notabene suka berdandan dengan selera mereka sendiri dan tidak memikirkan pendapat orang lain disebutnya “seniman”. Padahal ya sebenernya Artist itu artinya Seniman. Ya gak sih? Ini sungguh membuat penonton jadi salah kaprah. 4. Menjual Kemiskinan Dengan format reality show , banyak acara yang bermunculan dengan menjual kemiskinan. Memang bener, masyarakat kita tuhharus mengurangi kesenjangan sosial dan harus membuka mata bahwa masih banyak orang yang hidup dibawah garis kemiskinan. Tapi kalau mau bantu orang mah bantu aja, nggak usah sampai diikutin kehidupannya selama seminggu, diekspose kemudian baru dibantu. Siapa tau kehadiran TV crew di rumah orang yang di ekspose ini justru menganggu dan apa yang dibilang sebagai ‘bantuan’ini bisa jadi malah menimbulkan masalah baru dalam hidup mereka. Selain itu masalah kemiskinan ini juga masih jadi andalan buat acara-acara mencari bakat gitu. Pokoknyakalo yang ikutan acara pencarian bakat ini miskin dan hidupnya kasian, pasti itu diekspos banget dengan harapan orang-orang jadi kasian sama dia trus pada SMS premium deh. Padahal gak selamanya acara-acara ini beneran membantu orang-orang miskin tersebut lho. 5. Hidupnya Anang Itu Penting Banget Anang inilah, Anang itulah, kayaknya kita semua tau lah ya apaaja yang terjadi dalam hidup Anang sekeluarga selama satu tahun belakangan ini. Kalo acara TV lokal favorit kamu apa nih? Share yuk di comment box!

Kamis, 14 Maret 2013

CARA MERAKIT PC

Kawan untuk kalian yang senang dengan komputer sepertinya kurang afdol kalo tidak bisa merakit komputer sendiri,nah.. untuk itu sekedar Berbagi Informasi saja..berikut ini adalah cara merakit PC yang benar dengan dilengkapi penjelasan dan gambar...
 
CPU/Procesor




Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris: Central Processing Unit; CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU.







RAM


Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
Hard Disk

Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis





Optik Device (vcd/DVD)


Perangkat tambahan untuk Input data menggunakan Optic seperti VCD dan DVD





setelah mengetahui apa saja benda2 yang akan kita gunakan dalam perakitan, langsung saja kita ke prosses perakitan
1. Persiapan
Gunakan sarum tangan untuk menghindari kontak dengan barang elektronik, untuk menghindari konslet,
gunakan sandal untuk menghindari strum ringan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Persiapan Kompunen dan perlengkapan
Pengamanan
siapkan wadah untuk menyimpan benda2 kecil;
siapkan Perlengkapan seperti obeng dll
Komponen komputer
Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
Buku manual dan referensi dari komponen
Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
tentukan kompunen apa saja yang ingin di gunakan baik itu hardware atau sofware
2. Proses Perakitan
Penyiapan motherboard
Memasang Prosessor
Memasang heatsink
Memasang Modul Memori
memasang Motherboard pada Casing
Memasang Power Supply
Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Memasang Drive
Memasang card Adapter
Penyelesaian Akhir
- Pemasangan Mother Board
Pertama kali dalam tahap perakitan yaitu pemasangan Mother board, pasangkan Motherboard pada casing, dan pemasangan jumper harus sesuai (baca Buku manual) Pemasangan jumper yang salah dapat menyebabkan kerusakan permanen pada hardware





- Memasang Prosessor
Sebelum memasang prosessor ada baiknya kita mempelajari kinerja slot prosesor, nah setelah paham, lihat tanda yang ada di atas prosesso dan yang ada pada prosesornya, jangan sampai prosessor terbalik (catatan Setiap edisi dan type prosesor akan berbeda, pastikan prosessor yang anda gunakan sesuai dengan Motherboard)


Komponen Komputer


- Memasang Heitsink
akan agak sulit dalam pemasangan heitsink (pendingin, biasanya ada salf yang di bubuhi di antara procesor dan Heitsink, di atasnya ada kopas yang di hubungkan dengan motherboard berfungsi mengalirkan udara panas dari motherboard
-Memasang Memory RAM

ada beberapa jenis memori seperti SIMM, RIMM dan DIMM , pastikan motherboard Mendukung RAM, pasangkan dengan hati2 (jangan pasang ram ketika terhubung dengan listrik karena dapat merusak komponen)

-memasang Motherboard pada Casing
Pasangkan Motherboard pada casing Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
- Memasang Power Suply
Pasangakan Power suply pada casing, dan colokan suply listrik, pada motherboard, CD,hard drive,
- Memasang Drive
Drive mempunyai kabel penghuung berupa SATA atau ATA (disertakan dalam pembelian hardrive) hubungkan kabel tersebut dari Drivr (DVD,hard disk, Flopy) ke motherboard dan jangan lupa slot yang dari power suply








- Memasang card Adapter
Card adavter atau lebih ramah di panggil VGA, ada beberapa atau kebanyakan motherboard menggunakan option onboard (berarti VGA nya sudah ada di dalam motherboard) kalaupun tidak onboard, Pemasangan VGA sangat mudah, seperti kalanya memasang kabel yang lainya,







- Penyelesaian Akhir
pasang penutup casing dengan menggeser
sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
Pasang konektor monitor ke port video card.
Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.